Senin, 18 Oktober 2010

Arema Indonesia meraih hasil maksimal di laga kandang pertamanya musim ini. Berlaga di Stadion Kanjuruhan, Minggu (17/10/2010) malam WIB, 'Singo Edan' menundukkan tim promosi Persibo dengan skor 4-2.

Keempat gol Arema disumbang oleh tiga  pemain asingnya yakni Cmello Roman di menit tiga, Muhammad Ridhuan menit 22 dan 54 serta gol pamungkas yang datang dari Noh Alam Shah saat laga tersisa 14 menit.

Kemenangan ini membuat Arema mengumpulkan 6 poin dari tiga pertandingan yang sudah dilakoninya.

Di depan pendukungnya sendiri, Arema mampu membuka keunggulan saat laga baru berjalan satu menit. Tendangan keras kaki kiri Roman dari luar kotak penalti merobek gawang tim tamu.

Dalam posisi unggul, Arema terus melancarkan tekanan. Beberapa peluang tambahan pun berhasil dikreasikan anak asuhan Mirolav Janu meski belum mampu menambah gol.

Penantian tersebut tak bertahan lama lantara di menit 22 Arema akhirnya berhasil menambah keunggulan. Muhammad Ridhuan melakukan aksi individu yang memperdaya beberapa pemain belakang lawan, dia pun dengan tenang melepaskan tendangan keras ke arah gawang Persibo yang gagal dihalau kiper lawan.

Arema tak harus menunggu lama di babak kedua untuk bisa menambah keunggulannya. Di menit 54 papan skor kembali berubah menjadi 3-0 setelah M. Ridhuan kembali membobol gawang Persibo. Gol kedua pemain asal Singapura itu datang dari umpan silang yang disodorkan Cmello Roman.

Tertinggal tiga gol tak  mengendurkan semangat tim tamu. Buktinya mereka mampu menyerang balik dan bahkan mencetak gol yang mengubah kedudukan menjadi 3-1  di menit 56 melalui Nurhidayat.

Kubu Arema malah sempat dibuat was-was lantaran tamunya berhasil melesallan gol kedua. Di menit 73 Samsul Arif  berhasil menembus pertahanan Arema  dan melepaskan tendangan kaki kanan yang gagal diantisipasi kiper Kurnia Mega.

Namun Aremania kembali diberi keceriaan setelah tim kesayangannya mencetak gol keempat. Di menit 74, Noh Alam Shah menjebol gawang Persibo setelah menerima umpan silang yang dilepas M. Ridhuan dari sektor kiri.

"Serangan Arema cukup tajam, hingga kami kesulitan. Kami akui kewalahan, dari penestrasi dilakukan Arema, dan kondisi pemain kami telat untuk membangun serangan,"ungkap pelatih Persibo Bojonegoro, Sartono Anwar usai laga.

Di sisi lain, Mirolav Janu mengaku puas dengan strategi terapannya yang berjalan baik dan berujung didapatnya kemenangan  "Upaya kami memasang pemain full time, mampu memenangkan pertandingan ini," demikian ungkapnya.


3 komentar:

  1. Kpan Indonesia masuk ke jajaran team elit...

    BalasHapus
  2. Liga Indonesia cacad + pertarungan antara Suporter

    BalasHapus